Minggu, 29 Maret 2020
Di Balik Sinyal Misterius Ke Bumi
Ilmuwan Harvard Abraham Loeb menyatakan kemungkinan kalau sinyal misterius yang dikirim dari luar angkasa ke bumi tiap 16 hari berasal dari peradaban alien. Kemungkinan lain, sinyal yang dinamakan Fast Radio Burst (FBRs) itu muncul karena sumber lain.
Loeb meyakini sinyal luar angkasa itu bisa berasal dari berbagai jenis sumber, baik alami atau buatan. Sinyal ini bisa berasal dari bintang neutron muda yang disebut bintang magenta atau fenomena alam lain yang belum diketahui."Saat ini kami belum memiliki (cara) yang secara jelas menunjukkan sifat FRB. Jadi semua kemungkinan harus dipertimbangkan, termasuk asal (sinyal dari sumber) buatan," ujar Loeb.
Ilmuwan Harvard Abraham Loeb menyatakan kemungkinan kalau sinyal misterius yang dikirim dari luar angkasa ke bumi tiap 16 hari berasal dari peradaban alien. Kemungkinan lain, sinyal yang dinamakan Fast Radio Burst (FBRs) itu muncul karena sumber lain.Loeb meyakini sinyal luar angkasa itu bisa berasal dari berbagai jenis sumber, baik alami atau buatan. Sinyal ini bisa berasal dari bintang neutron muda yang disebut bintang magenta atau fenomena alam lain yang belum diketahui."Saat ini kami belum memiliki (cara) yang secara jelas menunjukkan sifat FRB. Jadi semua kemungkinan harus dipertimbangkan, termasuk asal (sinyal dari sumber) buatan," ujar Loeb.
"(Makalah) menunjukkan bahwa untuk menghasilkan FRB melintasi jarak kosmologis, seseorang perlu menggunakan sejumlah besar daya, sebanding dengan total daya sinar matahari yang disadap oleh Bumi," kata Loeb."Ini akan membutuhkan proyek rekayasa yang luas, jutaan kali lebih ambisius daripada yang pernah kita renungkan di Bumi ini," ujarnya.Loeb merupakan astronom yang sempat menentang keberadaan alien. Akan tetapi, hal itu berubah ketika ia melihat objek Oumuamua. Oumuamua adalah benda angkasa yang sempat ditemukan peneliti pada 2017.
Menurutnya, Oumuamua bisa jadi merupakan kendaraan alien. Ia lantas menjelaskan kemungkinan ini seperti menunjukkan telepon seluler kepada orang purba. Orang purba itu bisa jadi menganggap benda itu sebagai batu."Jadi bayangkan kalau objek Oumuamua ini sebagai iPhone dan kita adalah orang purba," jelasnya seperti dikutip . Para peneliti yang mendeteksi suara menilai pernyataan bahwa FRB sebagai pesan dari alien sebagai hal yang tidak profesional.Namun, Loeb dengan keyakinannya menegaskan dugaan FRB sebagai pesan alien layak dipertimbangkan secara serius.
Apakah ini Wujud Asli Alien??
Seorang profesor membuat pernyataan
kontroversial dengan menjabarkan wujud fisik alien. Ia meyakini bahwa alien
adalah manusia dari masa depan dengan ukuran kepala yang besar.
Michael Masters, seorang profesor biologi
antropologi di Montana Technological University di Butte, Amerika Serikat
menyebut bahwa evolusi manusia menunjang teori alien dengan wujud
yang selama ini digembar-gemborkan.
Kerangka mumi Ata yang sering disebut mumi alien [AFP/Dr Emery Smith]
Dalam konteks evolusi biologis, kata Michael
Masters, manusia sudah terbukti mengalami perubahan bentuk. Dengan perluasan
neurocranium dan ukuran otak serta kerangka otak bagian belakang, kepala
manusia bisa menjadi lebih bulat dan lebih tirus pada bagian bawah kepala,
khususnya bagian dagu.
"Jika kita bisa menganggap hal ini
dengan serius dan kita percaya dengan laporan-laporan yang ada, fakta bahwa
mereka memiliki kaki dua, kepala besar, wajah kecil tanpa rambut, dan seperti
manusia maka saya pikir ini pantas untuk dipertimbangkan," ujar Michael
Masters seperti dikutip dari Express, Senin (2/3/2020).
Sang profesor, yang telah menulis buku
Identified Flying Objects, mengklaim pernyataannya ini sebagai teori yang layak
untuk dijadikan dasar pemikiran, meskipun ia tidak memiliki buktinya.
Terkait asal muasal alien, Michael Masters
mengatakan adanya kemungkinan studi "evolusioner masa lalu" dengan
perjalanan waktu yang dilakukan oleh orang di masa depan.
Ia menilai penampakan alien yang banyak
dilaporkan selalu memiliki kepala yang besar, dapat berjalan tegak dengan dua
kakinya, punya sedikit rambut di wajah, dan mata yang besar.
"Pada akhirnya, seandainya kita masih
eksis, kita akan mencapai titik di mana kita bisa mengetahui apakah kita
menjadi seperti itu dan dapat kembali ke masa lalu untuk menyelidiki diri kita
sendiri," pungkasnya.
Langganan:
Komentar (Atom)
Di Balik Sinyal Misterius Ke Bumi
Ilmuwan Harvard Abraham Loeb menyatakan kemungkinan kalau sinyal misterius yang dikirim dari luar angkasa ke bumi tiap 16 hari berasal ...
-
Seorang profesor membuat pernyataan kontroversial dengan menjabarkan wujud fisik alien. Ia meyakini bahwa alien adalah manusia dari masa d...
