Seorang profesor membuat pernyataan
kontroversial dengan menjabarkan wujud fisik alien. Ia meyakini bahwa alien
adalah manusia dari masa depan dengan ukuran kepala yang besar.
Michael Masters, seorang profesor biologi
antropologi di Montana Technological University di Butte, Amerika Serikat
menyebut bahwa evolusi manusia menunjang teori alien dengan wujud
yang selama ini digembar-gemborkan.
Kerangka mumi Ata yang sering disebut mumi alien [AFP/Dr Emery Smith]
Dalam konteks evolusi biologis, kata Michael
Masters, manusia sudah terbukti mengalami perubahan bentuk. Dengan perluasan
neurocranium dan ukuran otak serta kerangka otak bagian belakang, kepala
manusia bisa menjadi lebih bulat dan lebih tirus pada bagian bawah kepala,
khususnya bagian dagu.
"Jika kita bisa menganggap hal ini
dengan serius dan kita percaya dengan laporan-laporan yang ada, fakta bahwa
mereka memiliki kaki dua, kepala besar, wajah kecil tanpa rambut, dan seperti
manusia maka saya pikir ini pantas untuk dipertimbangkan," ujar Michael
Masters seperti dikutip dari Express, Senin (2/3/2020).
Sang profesor, yang telah menulis buku
Identified Flying Objects, mengklaim pernyataannya ini sebagai teori yang layak
untuk dijadikan dasar pemikiran, meskipun ia tidak memiliki buktinya.
Terkait asal muasal alien, Michael Masters
mengatakan adanya kemungkinan studi "evolusioner masa lalu" dengan
perjalanan waktu yang dilakukan oleh orang di masa depan.
Ia menilai penampakan alien yang banyak
dilaporkan selalu memiliki kepala yang besar, dapat berjalan tegak dengan dua
kakinya, punya sedikit rambut di wajah, dan mata yang besar.
"Pada akhirnya, seandainya kita masih
eksis, kita akan mencapai titik di mana kita bisa mengetahui apakah kita
menjadi seperti itu dan dapat kembali ke masa lalu untuk menyelidiki diri kita
sendiri," pungkasnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar